“Miho, kenapa kau datang pagi-pagi begini?” tanya Naomi.“Selain untuk  ترجمه - “Miho, kenapa kau datang pagi-pagi begini?” tanya Naomi.“Selain untuk  انگلیسی چگونه می گویند

“Miho, kenapa kau datang pagi-pagi

“Miho, kenapa kau datang pagi-pagi begini?” tanya Naomi.
“Selain untuk mencicipi masakanku, tentu saja,” sela Chris sambil nyengir.
“Aku ingin meminta bantuan Naomi,” sahut Miho sambil meraih salah satu roti
dari tumpukan.
“Seperti biasa,” sela Chris.
Tetapi sepertinya Miho tidak mendengar, karena ia langsung menoleh ke arah
Naomi dan berkata, “Kami berencana menerbitkan edisi khusus yang memuat
perancang-perancang baru di seluruh penjuru Inggris dan pagi ini kami akan
mengadakan rapat untuk membahas rencana ini lebih mendetail. Kuharap kau bisa
bergabung. Biasanya kau memiliki gagasan-gagasan unik yang sangat berguna.”
Naomi ingin mendesah keras. Ia sudah tahu apa yang akan terjadi di rapat itu
kalau ia ikut serta. Seperti di rapat-rapat lain yang pernah dihadirinya, Naomi-lah
yang akan selalu melontarkan ide-ide dan menjelaskan semua rencananya
sementara Miho akan menuruti semua gagasannya tanpa menyumbangkan ide apa
pun.
“Maaf, Miho. Aku tidak bisa. Jadwal kerjaku penuh sepanjang hari ini,” kata
Naomi. Ia bersyukur ia tidak perlu berbohong untuk menolak permintaan temannya
karena seharian ini ia memang akan sangat sibuk.
Miho mendesah keras dan menggeleng-geleng. “Aneh sekali. Kenapa semua
orang yang kuhubungi selalu sibuk?” gerutunya pada diri sendiri. “Pertama-tama
sepupuku, lalu kau. Dan Danny juga tidak bisa dihubungi sejak kemarin. Ada apa
dengan semua orang?”
“Danny? Tentu saja kau tidak bisa menghubunginya karena dia sudah pulang
ke Korea,” kata Julie.
Mata Miho terbelalak kaget. “Pulang ke Korea? Kapan? Kenapa aku tidak
diberitahu?”
“Kenapa pula kau harus diberitahu? Memangnya kau pacarnya?” Chris balas
bertanya dengan sikapnya yang blak-blakan.
Alis Miho terangkat heran. “Tapi kenapa mendadak sekali?”
“Katanya ada masalah keluarga,” sahut Naomi.
Kali ini Miho mengerutkan kening. “Masalah keluarga? Jangan-jangan...”
Ketiga pasang mata lain di dapur kecil itu langsung terarah kepada Miho. Chris
mencondongkan tubuhnya ke depan dan bertanya, “Jangan-jangan apa?”
Miho memiringkan kepalanya sedikit. “Mungkinkah karena skandal itu?”
“Skandal?” tanya Naomi bingung.
“Aku mendengar berita ini dari ibuku yang mendengarnya dari seorang teman
di Korea. Katanya di sana sedang ada gosip yang menimpa keluarga Danny,” kata
Miho. Lalu ia menatap Naomi. “Aku pernah bilang bahwa ibuku mengenal ibu
Danny, bukan? Nah, ibuku sudah berusaha menelepon ibu Danny tetapi tidak bisa
tersambung.”
“Tunggu, Miho. Gosip dan skandal apa yang kaumaksud itu?” tanya Naomi. Ia
mulai merasa cemas. Cemas untuk Danny. Semoga bukan masalah besar.
Miho mengangkat bahu. “Yang kudengar adalah ada gosip yang menyebutkan
bahwa almarhum putra sulung keluarga Jo telah melakukan sesuatu yang
memalukan keluarga.”
“Apa yang dilakukannya?” desak Julie.
“Pemerkosaan.”
Cangkir Naomi terlepas dari pegangan dan jatuh ke meja dengan bunyi keras.
“Astaga, lass. Hati-hati,” Chris mengomel dan menegakkan cangkir Naomi.
“Untung isinya tinggal sedikit.”
Naomi mengabaikannya. Matanya terarah pada Miho. “Apakah... apakah
mereka mengatakan siapa yang... siapa wanita itu?” tanyanya dengan suara yang
diusahakannya setenang dan sedatar mungkin.
Miho menggeleng. “Tidak.” Ia menatap ketiga pendengarnya bergantian. “Aku
yakin kepulangan Danny yang mendadak ini pasti berhubungan dengan skandal
ini. Kudengar ibunya langsung jatuh sakit karena masalah ini.”
Sebelah tangan Naomi terangkat ke keningnya. Tangannya agak gemetar dan
sangat dingin. Ketiga temannya masih asyik membahas gosip itu, tetapi Naomi
tidak lagi mendengarkan. Ia berdiri dan membawa cangkirnya ke bak cuci piring. Ia
berdiri di sana, memandang kosong ke luar jendela. Kedua tangannya dilipat di
depan dada, memeluk diri sendiri, karena tubuhnya juga mulai gemetar.
* * *
Sudah lewat tengah malam namun Naomi masih belum bisa terlelap. Sekujur
tubuhnya lelah karena jadwal kerjanya yang padat seharian ini, tetapi anehnya ia
tidak merasa mengantuk. Ia duduk di depan meja tulis di kamar tidurnya, menatap
layar laptop di hadapannya. Sudah berulang-ulang kali ia membaca e-mail pendek
yang dikirim Danny kepadanya, namun isinya tetap sama. Danny hanya
menyampaikan bahwa ia sudah tiba di Seoul dengan selamat dan meminta maaf
karena harus menunggu beberapa hari setelah tiba di Seoul baru bisa mengirimkan
e-mail. Banyak sekali masalah yang harus diurusnya di sana, tetapi semuanya
berjalan lancar. Ia baik-baik saja dan Naomi sama sekali tidak perlu khawatir.
Hanya itu. Danny sama sekali tidak mengungkit masalah skandal yang
menerpa keluarganya. Naomi tahu Danny tidak mengatakan apa-apa kepadanya
karena Danny tidak ingin Naomi khawatir. Dan Naomi juga tahu Danny akan
memastikan nama Naomi tidak dilibatkan dalam masalah ini. Tetapi Danny kini
sendirian. Sendirian menghadapi serangan gosip yang bisa menghancurkan
keluarganya. Dan Naomi merasa sangat tidak berdaya karena dirinya adalah salah
0/5000
از: -
به: -
نتایج (انگلیسی) 1: [کپی کنید]
کپی شد!
“Miho, kenapa kau datang pagi-pagi begini?” tanya Naomi.“Selain untuk mencicipi masakanku, tentu saja,” sela Chris sambil nyengir.“Aku ingin meminta bantuan Naomi,” sahut Miho sambil meraih salah satu rotidari tumpukan.“Seperti biasa,” sela Chris.Tetapi sepertinya Miho tidak mendengar, karena ia langsung menoleh ke arahNaomi dan berkata, “Kami berencana menerbitkan edisi khusus yang memuatperancang-perancang baru di seluruh penjuru Inggris dan pagi ini kami akanmengadakan rapat untuk membahas rencana ini lebih mendetail. Kuharap kau bisabergabung. Biasanya kau memiliki gagasan-gagasan unik yang sangat berguna.”Naomi ingin mendesah keras. Ia sudah tahu apa yang akan terjadi di rapat itukalau ia ikut serta. Seperti di rapat-rapat lain yang pernah dihadirinya, Naomi-lahyang akan selalu melontarkan ide-ide dan menjelaskan semua rencananyasementara Miho akan menuruti semua gagasannya tanpa menyumbangkan ide apapun.“Maaf, Miho. Aku tidak bisa. Jadwal kerjaku penuh sepanjang hari ini,” kataNaomi. Ia bersyukur ia tidak perlu berbohong untuk menolak permintaan temannyakarena seharian ini ia memang akan sangat sibuk.Miho mendesah keras dan menggeleng-geleng. “Aneh sekali. Kenapa semuaorang yang kuhubungi selalu sibuk?” gerutunya pada diri sendiri. “Pertama-tamasepupuku, lalu kau. Dan Danny juga tidak bisa dihubungi sejak kemarin. Ada apadengan semua orang?”“Danny? Tentu saja kau tidak bisa menghubunginya karena dia sudah pulangke Korea,” kata Julie.Mata Miho terbelalak kaget. “Pulang ke Korea? Kapan? Kenapa aku tidakdiberitahu?”“Kenapa pula kau harus diberitahu? Memangnya kau pacarnya?” Chris balasbertanya dengan sikapnya yang blak-blakan.Alis Miho terangkat heran. “Tapi kenapa mendadak sekali?”“Katanya ada masalah keluarga,” sahut Naomi.Kali ini Miho mengerutkan kening. “Masalah keluarga? Jangan-jangan...”Ketiga pasang mata lain di dapur kecil itu langsung terarah kepada Miho. Chrismencondongkan tubuhnya ke depan dan bertanya, “Jangan-jangan apa?”Miho memiringkan kepalanya sedikit. “Mungkinkah karena skandal itu?”“Skandal?” tanya Naomi bingung.“Aku mendengar berita ini dari ibuku yang mendengarnya dari seorang temandi Korea. Katanya di sana sedang ada gosip yang menimpa keluarga Danny,” kataMiho. Lalu ia menatap Naomi. “Aku pernah bilang bahwa ibuku mengenal ibuDanny, bukan? Nah, ibuku sudah berusaha menelepon ibu Danny tetapi tidak bisatersambung.”“Tunggu, Miho. Gosip dan skandal apa yang kaumaksud itu?” tanya Naomi. Iamulai merasa cemas. Cemas untuk Danny. Semoga bukan masalah besar.Miho mengangkat bahu. “Yang kudengar adalah ada gosip yang menyebutkanbahwa almarhum putra sulung keluarga Jo telah melakukan sesuatu yangmemalukan keluarga.”“Apa yang dilakukannya?” desak Julie.“Pemerkosaan.”Cangkir Naomi terlepas dari pegangan dan jatuh ke meja dengan bunyi keras.“Astaga, lass. Hati-hati,” Chris mengomel dan menegakkan cangkir Naomi.“Untung isinya tinggal sedikit.”Naomi mengabaikannya. Matanya terarah pada Miho. “Apakah... apakahmereka mengatakan siapa yang... siapa wanita itu?” tanyanya dengan suara yangdiusahakannya setenang dan sedatar mungkin.Miho menggeleng. “Tidak.” Ia menatap ketiga pendengarnya bergantian. “Akuyakin kepulangan Danny yang mendadak ini pasti berhubungan dengan skandalini. Kudengar ibunya langsung jatuh sakit karena masalah ini.”Sebelah tangan Naomi terangkat ke keningnya. Tangannya agak gemetar dansangat dingin. Ketiga temannya masih asyik membahas gosip itu, tetapi Naomitidak lagi mendengarkan. Ia berdiri dan membawa cangkirnya ke bak cuci piring. Iaberdiri di sana, memandang kosong ke luar jendela. Kedua tangannya dilipat didepan dada, memeluk diri sendiri, karena tubuhnya juga mulai gemetar.* * *Sudah lewat tengah malam namun Naomi masih belum bisa terlelap. Sekujurtubuhnya lelah karena jadwal kerjanya yang padat seharian ini, tetapi anehnya iatidak merasa mengantuk. Ia duduk di depan meja tulis di kamar tidurnya, menataplayar laptop di hadapannya. Sudah berulang-ulang kali ia membaca e-mail pendekyang dikirim Danny kepadanya, namun isinya tetap sama. Danny hanyamenyampaikan bahwa ia sudah tiba di Seoul dengan selamat dan meminta maafkarena harus menunggu beberapa hari setelah tiba di Seoul baru bisa mengirimkan
e-mail. Banyak sekali masalah yang harus diurusnya di sana, tetapi semuanya
berjalan lancar. Ia baik-baik saja dan Naomi sama sekali tidak perlu khawatir.
Hanya itu. Danny sama sekali tidak mengungkit masalah skandal yang
menerpa keluarganya. Naomi tahu Danny tidak mengatakan apa-apa kepadanya
karena Danny tidak ingin Naomi khawatir. Dan Naomi juga tahu Danny akan
memastikan nama Naomi tidak dilibatkan dalam masalah ini. Tetapi Danny kini
sendirian. Sendirian menghadapi serangan gosip yang bisa menghancurkan
keluarganya. Dan Naomi merasa sangat tidak berdaya karena dirinya adalah salah
ترجمه، لطفا صبر کنید ..
نتایج (انگلیسی) 2:[کپی کنید]
کپی شد!
"Miho, why did you come so early?" Asked Naomi.
"In addition to taste my cooking, of course," interrupted Chris, grinning.
"I want to ask for help Naomi," said Miho, grabbing one bread
of the pile.
"As ordinary, "interrupted Chris.
But it seems Miho did not hear, because he immediately turned to
Naomi and said," We are planning to publish a special edition that includes
designers new throughout England and this morning we will
call a meeting to discuss the plan more detail. I hope you can
join. Usually you have unique ideas that are very useful. "
Naomi wants to sigh loudly. He already knows what will happen at the meeting
if he participates. As in other meetings I've ever attended, Naomi was the one
who would always throw ideas and explained all his plans
while Miho will obey all his ideas without contributing any ideas
yet.
"I'm sorry, Miho. I can not. My schedule is full all day, "said
Naomi. He was grateful he did not have to lie to reject his request
for a day he will be very busy indeed.
Miho sighed loudly and shook his head. "Very weird. Why are all the
people I contacted was always busy? "He muttered to himself. "First of all
my cousins, then you. And Danny also could not be reached yesterday. What's wrong
with everyone? "
" Danny? Of course you can not reach him because he had returned
to Korea, "said Julie.
Eye Miho widened in surprise. "Returning to Korea? When? Why was not I
told? "
" Why do you also have to be told? Did you his girlfriend? "Chris replied
asking with his outspoken.
Brows lifted Miho wonder. "But why suddenly all?"
"He said there was a family problem," said Naomi.
This time Miho frowned. "Family problem? Do not tell me ... "
The three other pairs of eyes in the small kitchen was immediately directed to Miho. Chris
leaned forward and asked, "Do not tell me what?"
Miho tilted her head slightly. "Could it be because of the scandal?"
"Scandal?" Naomi asked, confused.
"I heard this news from my mother, who heard it from a friend
in Korea. He said there was no gossip happened to the Danny, "said
Miho. Then he looked at Naomi. "I never said that my mother's mother knew
Danny, do not you? Well, she had tried to call Danny's mother but could not
connect. "
" Wait, Miho. Gossip and scandal what you mean? "Asked Naomi. He
began to feel anxious. Anxious to Danny. Hopefully not a big deal.
Miho shrugged. "All I hear is there are rumors stating
that the deceased eldest son of the family Jo has done something
embarrassing the family."
"What did he do?" Demanded Julie.
"Rape."
The cup Naomi regardless of grip and fell to the table with a loud snap.
"Hell , lass. Careful, "Chris grumbled and enforce cup Naomi.
" Luckily it stayed a little bit. "
Naomi ignore. Her eyes focused on Miho. "Do ... do
they say who's ... who's the woman?" He asked in a voice that
earned calm and flat as possible.
Miho head. "No." He looked at the three listeners alternately. "I'm
sure Danny's sudden departure is certainly scandals related to
this. I heard her mother fell ill because of this problem. "
A hand rose to his forehead Naomi. His hands were a little shaky and
very cold. The other three are still engrossed in discussing the gossip, but Naomi
was no longer listening. He stood up and took her cup to the sink. He
stood there, staring blankly out the window. His hands were folded across
her chest, hugging herself, because his body began to tremble.
* * *
It was past midnight, but Naomi still can not sleep. Her whole
body was tired because of his busy schedule all day, but strangely he
did not feel sleepy. She sits at the desk in his room, staring at
a laptop screen in front of him. It has been repeatedly he read short e-mail
sent Danny to him, but the content remains the same. Danny just
said that he had arrived in Seoul safely and apologized
for having to wait a few days after arriving in Seoul can only send
e-mail. There are so many problems to be abandonment there, but everything
went smoothly. He is fine and Naomi did not need to worry.
That's all. Danny did not bring up the matter scandal that
hit his family. Naomi know Danny did not say anything to him
because Danny did not want Naomi to worry. And Naomi also knew Danny would
ensure the name Naomi was not involved in this matter. But Danny is now
alone. Gossip alone against attacks that could destroy
his family. And Naomi felt very helpless because he is wrong
ترجمه، لطفا صبر کنید ..
 
زبانهای دیگر
پشتیبانی ابزار ترجمه: آذرباﻳﺠﺎﻧﻰ, آلبانیایی, آلمانی, اردو, ارمنی, ازبکی, استونيايی, اسلواکی, اسلونیایی, اسپانیایی, اسپرانتو, افریکانس, امهری, اندونزی, انگلیسی, اودیه (اوریه), اویغوری, ايسلندی, اکراينی, ایتالیایی, ایرلندی, ایگبو, باسکی, برمه\u200cای, بلاروسی, بلغاری, بنگالی, بوسنیایی, تاتار, تاجیک, تاميلی, تايلندی, ترکمنی, ترکی استانبولی, تلوگو, جاوه\u200cای, خمری, خوسایی, دانمارکی, روسی, رومانيايی, زولو, ساموایی, سبوانو, سندی, سوئدی, سواهيلی, سوتو, سودانی, سومالیایی, سینهالی, شناسایی زبان, شونا, صربی, عبری, عربی, فارسی, فرانسوی, فريسی, فنلاندی, فیلیپینی, قرقیزی, قزاقی, كرسی, لائوسی, لاتين, لتونيايی, لهستانی, لوگزامبورگی, ليتوانيايی, مائوری, مالايی, مالاگاسی, مالایالمی, مالتی, مجاری, مراتی, مغولی, مقدونيه\u200cای, نروژی, نپالی, هاوایی, هلندی, همونگ, هندی, هوسا, ولزی, ويتنامی, يونانی, پرتغالی, پشتو, پنجابی, چوایی, چک, چینی, چینی سنتی, ژاپنی, کاتالان, کانارا, کرئول هائیتی, کردی, کره\u200cای, کرواتی, کلینگون, کینیارواندا, گاليک اسکاتلندی, گالیسی, گجراتی, گرجی, یدیشی, یوروبایی, ترجمه زبان.

Copyright ©2026 I Love Translation. All reserved.

E-mail: