“Apa? Katakan saja.”“Sekarang kau ada di rumah?”“Mmm.”“Aku ingin kau m ترجمه - “Apa? Katakan saja.”“Sekarang kau ada di rumah?”“Mmm.”“Aku ingin kau m انگلیسی چگونه می گویند

“Apa? Katakan saja.”“Sekarang kau a

“Apa? Katakan saja.”
“Sekarang kau ada di rumah?”
“Mmm.”
“Aku ingin kau melihat ke luar jendela. Ada sesuatu di sana.”
Naomi mengerutkan kening. “Apa maksudmu? Jangan menakutiku, Danny.”
“Tidak, tidak. Justru yang akan kaulihat itu akan membuatmu gembira. Lihatlah
ke luar jendela.”
Noami berdiri dan berjalan ke jendela. “Apa yang harus kulihat?” tanyanya
sambil menyibakkan tirai dan mendongak menatap langit gelap di atas sana. Tetapi
tidak terlihat apa pun. Bintang pun tidak ada. “Tidak ada apa-apa, Danny.
Memangnya menurutmu langit yang hitam bisa membuatku gembira?”
“Itu karena kau melihat ke arah yang salah,” kata Danny.
“Apa?”
“Lihat ke bawah.”
Naomi menunduk menatap jalan di bawah sana dan matanya langsung melebar
melihat Danny berdiri di trotoar di depan gedung flatnya. “Oh, dear,” gumamnya
tanpa sadar.
Danny tersenyum lebar dan mengangkat tangannya yang tidak memegang
ponsel. “Halo. Kau gembira melihatku, bukan?” katanya.
Naomi mendesah berat, namun ia tidak bisa mencegah dirinya tersenyum.
“Danny Jo, sedang apa kau di situ?”
“Temanmu ada di rumah?” tanya Danny.
“Tidak. Mereka belum pulang.”
“Kalau begitu kau bisa turun sebentar?”
Naomi tahu kenapa Danny tidak memilih naik ke flatnya. Walaupun mereka
berteman baik dan Naomi tidak menganggap Danny sama dengan laki-laki lain,
sepertinya Danny tahu Naomi masih merasa tidak nyaman apabila berdua saja
dengannya di dalam ruangan tertutup. “Tunggu di sana,” kata Naomi ke ponselnya.
“Aku akan segera turun.”
Tidak lama kemudian mereka sudah duduk di ayunan di taman bermain anakanak
yang tidak jauh dari flatnya. Danny merogoh saku jaketnya dan mengulurkan
sehelai saputangan kepada Naomi. “Aku datang ke sini untuk mengembalikan ini,”
katanya.
Naomi menerimanya dengan kening berkerut heran. “Ini bukan milikku.”
“Memang bukan. Itu milik temanmu, Miho,” kata Danny. “Dia meninggalkannya
ketika kami makan siang tadi.”
Naomi mengeluarkan suara yang terdengar seperti dengusan dan tawa pendek.
“Aku tidak percaya ini. Dia memakai taktik saputangan,” gumamnya lirih.
“Apa katamu?”
“Tidak apa-apa,” kata Naomi cepat. “Lalu kenapa kau tidak mengembalikannya
sendiri kepadanya? Aku yakin itu yang diinginkannya.”
“Aku pasti sudah melakukannya kalau aku tidak menghilangkan nomor
teleponnya,” sahut Danny ringan.
Naomi berdeham pelan. “Makan siang kalian menyenangkan?”
Danny mengangguk. “Tentu saja.”
“Aku yakin begitu,” kata Naomi, tidak sanggup menyingkirkan nada tajam
dalam suaranya. Lalu ia melirik Danny dan menambahkan, “Ngomong-ngomong,
dia juga tertarik padamu.”
“Oh ya?”
“Dia mencekokiku dengan ratusan pertanyaan tentangmu setelah kami bertemu
denganmu tadi,” sahut Naomi. “Aku yakin dia pasti ingin kau sendiri yang
mengembalikan saputangan ini kepadanya. Dia pasti berharap kau meneleponnya.
Bagaimanapun juga, dia sudah memberikan nomor teleponnya kepadamu.”
Danny menoleh menatapnya dan tersenyum. “Menurutmu begitu? Benar juga.
Mungkin aku harus mencari nomor teleponnya lagi. Mungkin aku memang harus
mengembalikan saputangan itu sendiri kepadanya.”
Tetapi Naomi tidak menunjukkan tanda-tanda ia akan melepaskan saputangan
yang dipegangnya.
“Apa pendapatmu tentang Miho?” tanya Naomi, tidak bisa menahan diri.
“Temanmu orang yang menyenangkan,” sahut Danny ringan. “Cantik, ramah,
lucu, dan tidak pernah kehabisan bahan obrolan.”
Naomi memberengut ke arah saputangan dalam cengkeramannya.
“Bisa dibilang dia benar-benar tipeku,” tambah Danny. “Tapi...”
Naomi meliriknya. “Tapi apa?”
Danny mengangkat bahu. “Entah tipe seperti itu tidak lagi menarik minatku,”
katanya terus terang. Lalu ia menatap Naomi dan berkata, “Kurasa sekarang ini aku
menginginkan sesuatu yang dulunya bukan tipeku.”
Naomi tidak mengerti. Jadi ia hanya balas menatap Danny tanpa berkata apaapa.
Sedetik kemudian Danny mendesah dan merogoh saku bagian dalam jaketnya.
“Ini alasan kedua aku datang ke sini,” katanya sambil mengacungkan sekeping CD
dalam kotak bening.
“Apa itu?”
“Video musik kita waktu itu. Ini hasil akhirnya. Kukira kau pasti ingin
melihatnya.”
“Benarkah?” Senyum Naomi mengembang. “Kau sudah melihatnya?”
Danny mengangguk. “Tentu saja. Penampilanmu hebat.”
Naomi menatap CD itu, lalu menoleh ke arah Danny. Ia ragu sejenak, lalu
bertanya, “Kau mau melihatnya bersamaku? Di flatku?”
0/5000
از: -
به: -
نتایج (انگلیسی) 1: [کپی کنید]
کپی شد!
"What is it? Just say it. ""Now you were home?""Mmm.""I want you to look out the window. There's something there. "Naomi frowned. "What do you mean? Don't menakutiku, Danny. ""No, no. Thus will you will makes you happy. Take a look atout the window. "Noami stood up and walked to the window. "What do I see?" she askedWhile moving the curtains and looked up staring at the dark sky above there. Butnot seen anything. The star was not there. "There's not anything, Danny.So what do you think the sky is black could make me excited? ""That's because you're looking in the wrong direction," said Danny."What?""Look down."Naomi looked down staring at the road down there and his eyes instantly widenedsee Danny standing on the sidewalk in front of the building flatnya. "Oh, dear," she mumbledinvoluntarily.Danny smiled wide and raised her hand that is not holdingthe cell phone. "Hello. You see me joyful, isn't it? "he said.Naomi sighed heavily, but he could not prevent himself smile."Danny Jo, are you there?""Your friend is there in the House?" asked Danny."It is not. They have not come home. ""Then could you be down for a bit?"Naomi knows why Danny did not choose to flatnya. Although theygood friends and Naomi didn't think Danny is equal to another male,It seems Danny know Naomi still feel uncomfortable when both alonehim in a closed room. "Wait right there," said Naomi to her cell phone."I'll be right down."Not long after they've been sitting on swings in a playground for childrennot far from flatnya. Danny takes his jacket pocket and lenda knotted handkerchief to Naomi. "I came here to restore it,"He said.Naomi accepted it fooled with a frown. "This is not mine.""It's not. It's your friend, Miho, "said Danny. "He left itWhen we had lunch. "Naomi noises that sound like grunts and laughter."I can't believe this. She wore a handkerchief tactics, "she mumbled softly."What did you say?""It's okay," Naomi said quickly. "Then why don't you give it backyourself to him? I'm sure that's what she wanted. ""I would've done it if I didn't remove the numberhis phone, "said Danny.Naomi berdeham quietly. "You guys lunch fun?"Danny nods. "Of course.""I believe so," said Naomi, not able to get rid of the sharp tonein his voice. Then he glanced at Danny and added, "by the way,He is also interested in you. ""Oh yeah?""She mencekokiku with hundreds of questions to you, after we metyou had said, "Naomi said. "I'm sure he'll want to own yourestore this handkerchief to him. She must be wishing you call her.However, she was already giving her number to you. "Danny turned to stare at her and smiled. "Do you think so? It is also true.Maybe I should find her number again. Maybe I do have toReturns the handkerchief itself upon him. "But Naomi showed no signs he will release the handkerchiefHe held."What do you think about Miho?" asked Naomi, couldn't help myself."Your people," said Danny. "Beautiful, friendly,funny, and never just chat. "Naomi memberengut towards the handkerchief in his grip."Arguably he's really tipeku," added Danny. "But ..."Naomi glance at it. "But what?"Danny shrugged. "Either the type as it is no longer interesting, minatku"He said frankly. Then he looked at Them and said, "I guess now Iwant something that once was not tipeku. "Naomi doesn't understand. So he just reply staring Danny apaapa without saying.A second later Danny sighed and reaching into the pocket of his jacket in the section."This is the second reason I came here," he said while brandishing a piece of CDin a clear box."What is it?""Our music Video time. This is the end result. I thought you'd want tolook at it. ""Really?" Naomi smiles expands. "You've seen it?"Danny nods. "Of course. Great Penampilanmu. "Naomi looked at CDs, then turned toward Danny. He hesitated for a moment, and thenask, "do you want to see it with me? In my flat? "
ترجمه، لطفا صبر کنید ..
 
زبانهای دیگر
پشتیبانی ابزار ترجمه: آذرباﻳﺠﺎﻧﻰ, آلبانیایی, آلمانی, اردو, ارمنی, ازبکی, استونيايی, اسلواکی, اسلونیایی, اسپانیایی, اسپرانتو, افریکانس, امهری, اندونزی, انگلیسی, اودیه (اوریه), اویغوری, ايسلندی, اکراينی, ایتالیایی, ایرلندی, ایگبو, باسکی, برمه\u200cای, بلاروسی, بلغاری, بنگالی, بوسنیایی, تاتار, تاجیک, تاميلی, تايلندی, ترکمنی, ترکی استانبولی, تلوگو, جاوه\u200cای, خمری, خوسایی, دانمارکی, روسی, رومانيايی, زولو, ساموایی, سبوانو, سندی, سوئدی, سواهيلی, سوتو, سودانی, سومالیایی, سینهالی, شناسایی زبان, شونا, صربی, عبری, عربی, فارسی, فرانسوی, فريسی, فنلاندی, فیلیپینی, قرقیزی, قزاقی, كرسی, لائوسی, لاتين, لتونيايی, لهستانی, لوگزامبورگی, ليتوانيايی, مائوری, مالايی, مالاگاسی, مالایالمی, مالتی, مجاری, مراتی, مغولی, مقدونيه\u200cای, نروژی, نپالی, هاوایی, هلندی, همونگ, هندی, هوسا, ولزی, ويتنامی, يونانی, پرتغالی, پشتو, پنجابی, چوایی, چک, چینی, چینی سنتی, ژاپنی, کاتالان, کانارا, کرئول هائیتی, کردی, کره\u200cای, کرواتی, کلینگون, کینیارواندا, گاليک اسکاتلندی, گالیسی, گجراتی, گرجی, یدیشی, یوروبایی, ترجمه زبان.

Copyright ©2026 I Love Translation. All reserved.

E-mail: